Menyambut Hari Asuransi dengan Mengenal Sejarah dan Manfaatnya untuk Masyarakat

By Tugu Insurance published at 17 October 2022
Read 3121 times
Menyambut Hari Asuransi dengan Mengenal Sejarah dan Manfaatnya untuk Masyarakat

Hallo Smart People, pada tanggal 18 oktober nanti kita akan memperingati hari asuransi di dunia. Dikutip dari Dewan Asuransi Indonesia (DAI), hari asuransi lahir muncul pada konferensi anggota-anggota East Asian Insurance Congress (EAIC) tahun 2006 di Brunei Darussalam. Dari pertemuan tersebut, para anggota EAIC sepakat menjadikan 18 Oktober sebagai Hari Asuransi.

 

Secara umum asuransi diartikan sebagai bentuk perjanjian antara kedua belah pihak, yaitu Tertanggung dan Penanggung, dimana Tertanggung membayar sebuah iuran kepada Penanggung demi mendapatkan bentuk ganti rugi atas risiko finansial yang dapat terjadi secara tak terduga. Dalam konteks dunia yang sudah modern, Penanggung berarti perusahaan asuransi yang ada, sementara Tertanggung adalah nasabahnya.

 

Asuransi yang kita kenal hari ini sangat berguna sebagai sarana mengelola risiko. Dengan memiliki asuransi, kita memindahkan risiko finansial atau kerugian yang seharusnya kita tanggung jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, ke perusahaan asuransi. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa Asuransi memiliki sejarah yang panjang. Kali ini artikel Tugu Insurance akan membahasnya secara lengkap untuk Smart People!

 

SEJARAH ASURANSI DUNIA

 

Investopedia mencatat, pada tahun 1750 SM ditemukan hukum Kode Hammurabi yang diciptakan oleh Raja Hammurabi dari Babilonia (sekarang Irak). Salah satu aturan yang diatur dalam Kode Hammurabi adalah kewajiban bagi para pedagang yang membeli barang dengan pinjaman dan mengangkutnya dengan kapal perlu membayar sejumlah ekstra dana sebagai garansi bahwa pinjamannya akan batal jika kapalnya dicuri. Ini diyakini menjadi cikal bakal asuransi.

 

Semakin berkembangnya zaman, sekitar 600 SM orang Yunani dan Romawi membuat asuransi jiwa dan kesehatan pertama. Produk ini memberikan perawatan bagi keluarga yang ditinggalkan jika pencari nafkah meninggal. Dilanjutkan pada abad ke-12 di Anatolia, sejenis asuransi negara diperkenalkan. Dengan adanya asuransi ini, jika pedagang dirampok di daerah tersebut, maka kas negara akan mengganti kerugian pedagang.

 

Dilanjutkan pada abad ke-14 polis asuransi mandiri yang tidak terikat kontrak atau pinjaman muncul di Genoa. Polis asuransi untuk pertama kalinya ditemukan di tahun 1347. Pada abad berikutnya, asuransi maritim mandiri dibentuk. Pemisahan asuransi dari kontrak dan pinjaman merupakan suatu perubahan besar yang mempengaruhi asuransi di tahun-tahun berikutnya.

 

Asuransi kebakaran kemudian muncul di abad ke-17. Pada saat itu kebakaran menjadi ancaman konstan di Inggris. Tepatnya pada tahun 1666 terjadi kebakaran hebat di London yang menghancurkan lebih dari 13.000 rumah dan puluhan gereja selama lima hari. Dari peristiwa tersebut, seorang dokter, ekonom, sekaligus kontraktor Nicholas Barbon menciptakan asuransi kebakaran. Dia mendirikan perusahaan asuransi kebakaran rumah pertama di dunia.

 

Untuk meminimalisir kejadian-kejadian tersebut pada tahun 1732 di Amerika Serikat tepatnya Carolina Selatan, perusahaan asuransi pertama berdiri dan menawarkan perlindungan kebakaran. Kemudian pada tahun 1800-an, perusahaan asuransi kebakaran berevolusi memasukkan asuransi jiwa dan beberapa pertanggungan lainnya.

 

SEJARAH ASURANSI INDONESIA

 

Beralih ke sejarah perkembangan asuransi di Indonesia. Menurut buku History of Insurance in Indonesia seperti dikutip Historia, Januari 2020, perusahaan asuransi pertama di Indonesia didirikan oleh warga Belanda bernama Bataviaasche Zee en Brand-Assurantie Maatschappij pada tanggal 18 Januari 1843 di Kali Besar Timur, Jakarta. Setelah itu, lahir beberapa perusahaan asuransi lainnya yang menginduk pada perusahaan asuransi di Belanda, seperti misalnya NV Handel, Industrrie en Landbouw Maatschappij Tiedeman & van Kerchem and Escompto Bank, dan Nederlansch Indische Levensverzekering en Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ). Namun, semua perusahaan asuransi-asuransi di Indonesia pada zaman itu hanya menargetkan orang Belanda.

 

Pada tahun 1912, RW Dwidjosewojo, seorang anggota Boedi Ooetomo cabang Yogyakarta mempelajari NILLMIJ yang menyebabkan Dwidjosewojo bersama M Karto Hadi Soebroto dan M Adimidjojo mendirikan perusahaan asuransi yang menyasar pasar orang Indonesia bernama Onderlinge Levensverzekering Maatschappij PGHB (OL Mij PGHB).  Setelah lama berjalan pasca 1945 asuransi lainnya muncul yang sampai saat ini masih berjalan dan di era 1980 hadir perusahaan-perusahaan asuransi modern di Indonesia.

 

PERKEMBANGAN ASURANSI DI INDONESIA SAAT INI

 

Setelah perjalanan panjang asuransi di dunia, saat ini asuransi memiliki tiga jenis. Yaitu asuransi yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi umum. Meski produk asuransi sudah dikenal luas sebagai salah satu sarana mengelola risiko, tetapi masyarakat Indonesia belum banyak yang memanfaatkan asuransi.

 

Tingkat penetrasi asuransi di Tanah Air yang masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti dikutip Bisnis Indonesia pada September 2020 mencatat, tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia hingga Juli 2020 lalu hanya mencapai 1,1%. Sementara OJK mencatat hingga 2018 lalu, tingkat penetrasi seluruh asuransi di Indonesia hanya mencapai 2,7%. Jumlah ini jauh lebih rendah dari negara tetangga Singapura yang berada di kisaran 6%-7%. Tingkat literasi masyarakat akan asuransi yang masih rendah menjadi penyebab penetrasi yang masih minim ini.

 

Tekanan ekonomi di masa pandemi virus corona saat ini pun membuat industri asuransi menghadapi sejumlah tantangan. OJK seperti dikutip CNN Indonesia menunjukkan, pertumbuhan premi asuransi jiwa pada kuartal II 2020 sempat turun 10%, sementara premi asuransi umum dan reasuransi di periode yang sama juga mengalami hal serupa. Meski menghadapi sejumlah tantangan, OJK memprediksi hal ini hanya bersifat sementara. Artinya, penetrasi yang rendah masih membuka ruang yang cukup lebar bagi industri asuransi di Indonesia untuk berkembang.

 

MANFAAT ASURANSI

 

Smart People, asuransi memiliki banyak manfaat yang harus masyarakat tahu. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan beberapa manfaat asuransi, diantaranya, sebagai berikut:

  • Memberikan rasa aman dan perlindungan. Memiliki polis asuransi, tertanggung akan terhindar dari kemungkinan risiko kerugian finansial di kemudian hari karena objek yang diasuransikan dijamin oleh penanggung.
  • Pendistribusian biaya dan manfaat yang lebih adil, semakin besar kemungkinan terjadinya risiko kerugian timbul, semakin besar pula premi pertanggungannya.
  • Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung, tertanggung yang akan berinvestasi pada suatu bidang usaha bila sebagian risiko investasi (usaha tertanggung) tersebut dapat ditutup oleh asuransi untuk mengurangi risiko.
  • Menjadikan hidup lebih tenang, karena segala risiko yang dapat diasuransikan telah ada yang menanggung, maka hidup terasa lebih tenang.

 

Tugu Insurance kemudian hadir berbekal prinsip dan nilai-nilai positif yang senantiasa mengiringi, berkomitmen untuk terus tumbuh memberikan layanan perlindungan terbaik melalui berbagai produk asuransi terpercaya. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Tugu Insurance memiliki tim yang berpengalaman dengan berbekal keahlian di bidangnya masing-masing untuk mengembangkan produk & jasa yang diberikan.

 

Tugu Insurance telah mengembangkan bisnis secara maksimal melalui penawaran berbagai jenis produk asuransi yang ditawarkan, termasuk asuransi di sektor energi, kebakaran & properti, penerbangan, rekayasa, rangka kapal, pengangkutan, dan protection & indemnity, kredit & penjaminan, hingga asuransi berbasis syariah.

 

Yuk, Smart People lebih peduli akan masa depan keuangan melalui asuransi. Buat perubahan dengan tujuan Berani Melangkah Maju untukmu dan sekitarmu jauh lebih baik. Smart people juga dapat secara perlahan mempelajari dan memahami perihal asuransi dari artikel-artikel Tugu Insurance.

 

Jangan lupa share artikel ini ke orang terdekatmu dan juga follow social media Tugu Insurance agar kamu tidak ketinggalan info menarik!

Facebook        : @tuguinsurance

Instagram        : @tuguinsurance

Twitter             : @tuguinsurance

Tiktok              : @tuguinsurance

LinkedIn           : PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk

 

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

 

 

Ref :

Referensi 1

Referensi 2