Perbedaan Revenue dan Income serta Cara Penghitungannya

By Tugu Insurance published at 27 July 2021
Read 3901 times
Perbedaan Revenue dan Income serta Cara Penghitungannya

Akuntansi keuangan merupakan skill yang dibutuhkan dalam mengembangkan berbagai bidang bisnis, sehingga tidak heran jika orang yang memiliki kemampuan ini dicari oleh banyak perusahaan. Namun ternyata menjalani pekerjaan di bidang keuangan juga memiliki tantangan tersendiri, lho, Smart People! Selain memerlukan ketelitian dan keuletan, orang yang menjalani pekerjaan di bidang keuangan dituntut untuk dapat memahami berbagai istilah yang sering digunakan dalam dunia akuntansi dengan tepat.

Saat ini, masih ada sejumlah istilah akuntansi yang sering disalahartikan oleh para pelaku bisnis dan keuangan. Masih banyak yang bingung, sebenarnya apa sih perbedaan revenue dan income? Pemahaman yang keliru tentang kedua istilah tersebut bukan hanya dapat berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaporan keuangan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian finansial. Karena itu, bagi Smart People yang bekerja di bidang keuangan ada baiknya memahami perbedaan istilah revenue dan income secara lebih tepat melalui penjelasan berikut ini.

 

Perbedaan Revenue dan Income

1.      Pengertian Revenue

Secara sederhana,  revenue merupakan keuntungan bersih yang diperoleh dari kegiatan utama sebuah bisnis pada periode tertentu. Pada laporan laba usaha, biasanya kata “revenue” akan muncul pada bagian teratas sebagai jumlah total uang tunai yang diperoleh dari hasil penjualan pada periode tertentu setelah dikurangi oleh retur atau diskon jika ada. Nilai revenue didapatkan dari operasional utama sebuah bisnis. Dengan demikian, sumber pendapatan alternatif seperti penjualan aset atau investasi tidak dapat dihitung sebagai bagian dari revenue.

2.      Pengertian Income

Berbeda dengan revenue, income adalah keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan.  Nilai income diperoleh dari total pendapatan dikurangi seluruh biaya produksi. Yang dimaksud biaya produksi di sini termasuk biaya operasional pokok penjualan, biaya pajak, biaya darurat karena kejadian luar biasa seperti tuntutan hukum dan lain-lain. Dalam menghitung income, dapat dimasukan juga semua pendapatan tambahan yang diperoleh perusahaan, seperti bunga akumulasi dari investasi, dana dari hasil penjualan aset fisik maupun non-fisik.  Dengan demikian, menghitung income menjadi lebih rumit daripada menghitung revenue.

 

Cara Menghitung Revenue dan Income

1.    Cara menghitung revenue

Secara umum,  ada tiga cara menghitung revenue, yaitu:

  1.   Total Pendapatan atau Total Revenue (TR)

Ini merupakan cara penghitungan revenue yang paling dasar. Cara ini menjadi dasar dalam perhitungan revenue pada jenis uang lainnya. Maka rumus yang dapat digunakan adalah:

Total pendapatan = harga jual x jumlah produksi

  1. Pendapatan Rata-Rata atau Average Revenue (AR)

Yang kedua, kamu dapat menghitung revenue dengan mencari tahu pendapatan rata-rata yang diperoleh perusahaan. Untuk memperoleh nilai revenue dengan cara ini, kamu perlu membagi total pendapatan dengan nilai jumlah produk yang berhasil dijual. Rumus yang dapat digunakan, yaitu:

AR = Total Pendapatan : Jumlah Produk Terjual

  1.   Pendapatan Marginal atau Marginal Revenue (MR)

Selain total pendapatan dan pendapatan rata-rata, kamu juga dapat menghitung revenue dari pendapatan marginal. Pendapatan marginal merupakan pendapatan tambahan yang diperoleh dari tambahan pada tiap unit barang yang dijual. Rumus yang dapat digunakan, yaitu:

Marginal Revenue = Tambahan TR : Tambahan Jumlah Barang yang Terjual

2.    Cara Menghitung Income

Untuk menghitung income, ada 2 cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Gross Profit

Penghitungan income dengan gross profit atau laba kotor dapat dilakukan dengan cara membagi total keuntungan bruto dengan nilai total pendapatan ataupun penjualan. Rumus yang dapat digunakan, yaitu:

GP = Jumlah Laba Bruto : Total Penjualan

  1. Net Profit

Untuk menghitung income dengan Net profit atau nilai keuntungan bersih kamu dapat melakukannya dengan cara membagi total keuntungan bersih dengan nilai penjualan. Rumus yang dapat digunakan, yaitu:

NP = Total Keuntungan Bersih : Total Penjualan

 

Berdasarkan penjelasan di atas, tentunya kamu dapat semakin memahami apa perbedaan revenue dan income. Mudahnya, perbedaan revenue dan income terletak pada sumber pendapatan serta cara penghitungannya. Dengan penjelasan ini, semoga kamu bisa terus menjadi lebih baik dan memiliki semangat baru untuk menyelesaikan pekerjaanmu dalam bidang keuangan, ya, Smart People. Jangan lupa share artikel ini ke orang terdekatmu dan juga follow social media Tugu Insurance agar kamu tidak ketinggalan info menarik!

FB : @tuguinsurance

IG : @tuguinsurance

TW : @tuguinsurance

 

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan