Smart People, 28 Oktober 2022, masyarakat Indonesia akan merayakan hari bersejarah. Hari lahirnya sumpah pemuda setelah perjuangan membebaskan bangsa untuk melawan para penjajah. Peristiwa sumpah pemuda dilatarbelakangi oleh munculnya dorongan untuk bersatu dalam diri pemuda Indonesia yang terbelah akibat perbedaan suku, agama dan ras.
Ungkapan istilah Sumpah Pemuda dimunculkan. 28 Oktober 1957 dirayakan dengan skala besar dan masyarakat Indonesia mengucapkan kembali Sumpah Pemuda. Pada 1959 Soekarno menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur, termasuk di dalamnya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober menjadi hari bersejarah nasional yang bukan hari libur.
Sumpah Pemuda ada karena diawali dari para pemuda yang menyadari kondisi bahwa Indonesia sangat mudah dipatahkan oleh penjajah dan mereka mulai berpikir untuk mengubah strategi perlawanan dari gerakan fisik menjadi gerakan politik. Oleh karena itu, bermunculan berbagai organisasi-organisasi kepemudaan daerah yang membuat semua pemuda akhirnya bersepakat untuk melakukan kongres pemuda.
Dilansir dari Sumpah Pemuda: The Making and Meaning of A Symbol of Indonesian Nationhood (2000) oleh Keith Foulcher mengatakan bahwa catatan sejarah menunjukkan Sumpah Pemuda sebagaimana yang diketahui hari ini sebagai konstruksi dari generasi-generasi dan ideologi yang muncul setelah peristiwa Kongres Pemuda II.
Kongres pemuda dikerjakan oleh organisasi kepemudaan yang saat itu terpecah belah. Kongres pemuda diselenggarakan di Jakarta dan terjadi sebanyak dua kali, yakni kongres pemuda satu berlangsung pada tanggal 30 April sampai 2 Mei 1926, dan kongres pemuda dua berlangsung pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pada kongres pemuda dua tersebut mereka mengeluarkan sebuah ikrar yang dikenal dengan sumpah pemuda.
Proses Lahirnya Sumpah Pemuda
Smart People, adapun proses lahirnya Sumpah Pemuda yang perlu kamu tahu, sebagai berikut:
- Rapat Pertama
Rapat pertama dilaksanakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Sabtu 27 Oktober 1928. Dalam rapat tersebut, Mohammad Yamin menguraikan tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia, yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
- Rapat Kedua
Rapat kedua terjadi pada Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop membahas masalah pendidikan. Di mana anak-anak harus mendapat pengetahuan kebangsaan. Harus ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak-anak diwajibkan dididik secara demokratis.
- Rapat Ketiga
Rapat ketiga terjadi pada hari dan tanggal yang sama dengan rapat kedua, hanya saja pada sesi berikutnya berpindah ke gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pada rapat ketiga dijelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Dalam kongres terakhir ini sekaligus diumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan tersebut diucapkan sebagai sumpah setia, Sumpah Pemuda.
Isi sumpah pemuda terkandung dalam putusan hasil kongres pemuda saat itu, sumpah tersebut berisikan satu nusa satu bangsa dan satu bahasa. Berikut isi dari sumpah pemuda :
- Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
- Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
- Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Memaknai Sumpah Pemuda dalam Pekerjaan Sehari-hari
Smart People, jika melihat ke belakang, Sumpah Pemuda merupakan peristiwa penting yang menggambarkan bagaimana perjuangan para pemuda pemudi Indonesia di tahun itu. Mereka berjuang demi menegakkan kemerdekaan Indonesia dan berkumpul serta berkomitmen untuk bersatu demi Indonesia.
Tak terasa 93 tahun sudah Sumpah Pemuda berikrar. Dulu, pemuda dan pemudi Indonesia tertatih-tatih memperjuangkan kemerdekaan dan berkorban darah hingga nyawa untuk merebut tanah air dari tangan penjajah. Makna sumpah pemuda dalam momentum itu dianggap sebagai semangat menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia, yakni ikrar bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu bahasa Indonesia.
Biasanya peringatan Sumpah Pemuda identik diiringi dengan Upacara di sekolah, pemerintah, atau perusahaan dan instansi lainnya. Selain upacara ada banyak kegiatan yang dapat lakukan sebagai bentuk peringatan Sumpah Pemuda dan memaknai hari penting ini.
Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia yang berisi gelora semangat rakyat Indonesia. Saat ini nilai sumpah pemuda tersebut juga tentu memiliki makna positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain nilai patriotisme, gotong-royong, persatuan dan kesatuan, cinta damai, serta tanggung jawab. Apalagi di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang dinamis dan penuh persaingan ini, semangat Sumpah Pemuda harus tetap dijaga.
Beberapa pemaknaan dalam peringatan sumpah pemuda dapat kita terapkan melalui digital culture yang tak lepas dari kehidupan generasi muda masa kini. Sebagai bentuk memaknai hari penting Smart People dapat memaknainya dengan hal – hal berikut ini:
- Meningkatkan Etos Kerja
Smart People, kita sebagai anak muda dinilai sebagai generasi penerus yang menjadi harapan bangsa karena kita lah yang harus menjaga kedaulatan Indonesia dengan mengembangkan ide – ide serta gagasan yang kreatif dan inovatif. Tentunya berdasarkan nilai – nilai serta norma yang berlaku. Smart People dapat mulai memaknai manusia dapat memaknai peringatan Sumpah Pemuda sebagai momen untuk meningkatkan etos kerja. Artinya gunakan momen Sumpah Pemuda sebagai pembakar semangat untuk meningkatkan etos kerja membangun bangsa dengan kerja keras, kerja cepat, dan kerja produktif.
- Mengedepankan Proses Kerja Sama
Peringatan Sumpah pemuda juga dapat kita maknai dengan kerja sama di mana kita harus bersatu, bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik. Terlebih kemarin kita sudah berhasil melewati masa pandemi yang dampaknya cukup besar dalam kehidupan kita sehari-hari. Momen kali ini dapat Smart People ciptakan dengan berproses bersama membuat keadaan kembali seperti semula. Baik dalam kehidupan sehari-hari atau dalam proses kerjamu.
- Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi
Smart People, zaman digitalisasi seperti sekarang ini telah mengubah pendekatan generasi muda dalam memaknai Sumpah Pemuda. Generasi muda saat ini jelas fokus mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam konteks global demi memajukan Indonesia. Misalnya membangun network jaringan, menyampaikan informasi dari berbagai media sosial, dan memanfaatkan teknologi untuk proses kerjanya. Oleh karena itu, Smart People dapat lebih bijak dan terus meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam proses digital ya.
Smart People, dari sejarah yang telah kita pelajari dan cara-cara yang sudah disebutkan, masih banyak nilai yang dapat kamu gali dari hari Sumpah Pemuda kali ini. Namun, kamu perlu ingat bahwa nilai-nilai positif dalam ikrar Sumpah Pemuda ini tidak boleh dilupakan begitu saja, karena nyatanya masih tetap relevan di zaman sekarang, bahkan di era globalisasi dan di setiap ruang tempatmu bekerja. Dengan begitu diharapkan kita dapat selalu menjaga kerukunan agar tidak terjadi konflik antar sesama bangsa Indonesia.
Smart people dapat secara perlahan mempelajari dan memahami perihal asuransi dari artikel-artikel Tugu Insurance. Jangan lupa share artikel ini ke orang terdekatmu dan juga follow social media Tugu Insurance agar kamu tidak ketinggalan info menarik!
Facebook : @tuguinsurance
Instagram : @tuguinsurance
Twitter : @tuguinsurance
Tiktok : @tuguinsurance
LinkedIn : PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

